Sejarah Penemuan Mikroskop Singkat dan Lengkap

0
6

Selamat datang teman teman semua pada kesempatan kali saya masih akan membahas tentang pelajaran fisika. Setelah kemarin saya sudah membahas tentang “Macam macam alat ukur fisika” kali ini topiknya masih sama juga tentang alat ukur. Tapi yang akan saya bahas kali ini adalah salah satu dari banyak alat ukur pada fisika yaitu Mikroskop.

mikroskop - tutorial

Bagi kalian mungkin alat ini sudah tidak asing lagi kalian dengar apalagi jika kalian belajar biologi. pasti kalian akan menggunakan alat ini sebagai alat untuk praktek dalam pelajaran biologi. Namun apakah kalian tahu “apa itu mikroskop” dan “bagaimana sejarahnya kenapa bisa mikroskop diciptakan ?” maka dari itu silahkan kalian simak baik baik artikel ini.

Mikroskop Adalah

bagi kamu yang belum tau mikroskop ini adalah alat untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat secara kasat mata. kata mikroskopik berarti sangat kecil hingga tidak terlihat oleh mata, mikroskop merupakan alat bantu yang sering berada di laboratorium fungsinya mengamati organisme berukuran kecil (mikroskopis). Mikroskopi adalah ilmu yang mempelajari benda kecil dengan menggunakan mikroskop.

Sejarah Mikroskop

Jenis paling umum mikroskop sekaligus yang pertama diciptakan yaitu mikroskop optis. Mikroskop ini merupakan alat optik yang terdiri dari satu atau lebih lensa yang memproduksi gambar yang diperbesar dari sebuah benda yang ditaruh di bidang fokal dari lensa tersebut.

Menurut sejarah orang yang pertama kali berpikir untuk membuat alat mikroskop ini adalah Zacharias Janssen beliau sendiri adalah seorang pembuat kacamata. Tahun 1590, dibantu oleh Hans Janssen mereka berkolaborasi membuat mikroskop pertama kali. Mikroskop pertama yang dibuat ketika itu mampu melihat perbesaran objek hingga 150 x dari ukuran asli.

tahun 1610

Seorang ilmuwan Galileo Galilei (Italia), termotivasi untuk membuat alat yang sama. Hingga Galileo mengklaim sebagai penemu pertama alat mikroskop di tahun 1610. Galileo menyelesaikan pembuatan mikroskop di tahun 1609 dan mikroskop buatannya dinamakan serupa dengan penemunya, yaitu mikroskop Galileo.

Kemudian Antony Van Leeuwenhoek (1632-1723) asal Belanda, terus mengembangkan pembesaran mikroskopis. Antony Van Leeuwenhoek kala itu berprofesi ‘wine terster’ di kota Delf, Belanda. Ia biasa menggunakan kaca pembesar untuk mengamati serat-serat pada kain hingga membuatnya menjadi salah seorang penemu mikrobiologi.
Leewenhoek tertarik dengan banyaknya benda-benda kecil yang dapat bergerak yang tidak terlihat dengan mata biasa. Ia menyebut benda-benda bergerak tadi dengan ‘animalcule’ “merupakan hewan-hewan yang sangat kecil’.

Penemuan ini membuatnya lebih antusias dalam mengamati animalcule dan mulai meningkatkan mikroskopnya. Dengan cara menumpuk lebih banyak lensa dan memasangnya di lempengan perak. Leewenhoek membuat 250 mikroskop yang mampu memperbesar hingga 200-300 kali. Leewenhoek juga mencatat dengan teliti hasil pengamatannya tersebut dan mengirimkannya ke British Royal Society. Pada tanggal 7 September 1674 salah satu isi surat pertamanya adalah menggambarkan adanya hewan yang sangat kecil (protozoa).

Sepanjang tahun 1963-1723 ia menulis lebih dari 300 surat degan berbagai hasil pengamatannya. Termasuk diantaranya adalah bentuk batang, coccus maupun spiral (bakteri).

Dari sinilah muncul kesadaran adanya bentuk kehidupan yang sangat kecil yang akhirnya melahirkan ilmu mikrobiologi.

Pada perkembangan selanjutnya ditambahkan pengatur jarak antara kedua lensa untuk mempertajam fokus, cermin atau sumber pencahayaan lain, penadah obyek yang dapat digerakkan dan lain-lain, yang semua ini merupakan dasar dari pengembangan mikroskop modern yang kemudian disebut mikroskop cahaya Light Microscope (LM). LM modern mampu memberikan pembesaran (magnifikasi) sampai 1.000 kali dan memungkinkan mata manusia dapat membedakan dua buah obyek yang berjarak satu sama lain sekitar 0,0002 mm (disebut daya resolusi 0,0002 mm). Seperti diketahui mata manusia yang sehat disebut-sebut mempunyai daya resolusi 0,2 mm.

tahun 1920

Pada tahun 1920, ditemukan Mikroskop Elektron sebuah mikroskop memanfaatkan elektron yang dipercepat dalam suatu kolom elektromagnet, dalam suasana hampa udara (vakum) berkarakter seperti cahaya, dengan panjang gelombang yang 100.000x lebih kecil dari cahaya. Kemudian medan listrik dan medan magnet dapat berperan sebagai lensa dan cermin pada mikroskop elektron seperti pada lensa gelas dalam mikroskop cahaya. Untuk melihat benda berukuran di bawah 200 nanometer, diperlukan mikroskop dengan panjang gelombang pendek.

tahun 1932

Pada tahun 1932, mikroskop elektron menggunakan sinar elektron yang panjang gelombangnya lebih pendek dari cahaya. Karena itu, mikroskop elektron mempunyai kemampuan pembesaran obyek (resolusi) yang lebih tinggi dibanding mikroskop optik. Hingga mampu pembesaran objek sampai 2 juta kali, yang menggunakan elektro statik dan elektro magnetik untuk mengontrol pencahayaan dan tampilan gambar serta memiliki kemampuan pembesaran objek serta resolusi yang jauh lebih bagus daripada mikroskop cahaya.

itu dia tentang sejarah singkat mikroskop semoga dengan adanya artikel tentang mikroskop ini teman teman bisa terbantu. Jika masih ada pertanyaan seputar mikroskop silahkan teman teman tanyakan dikolom komentar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here